Senin, 27 Mei 2019
"BERANI KARENA BENAR,TAKUT KARENA SALAH"
GUNDEM GENU RASA
Sifat Kesatria adalah sifat " Berani Karena Benar Dan Takut Karena Salah" , sifat ini seharus melekat kepada diri pribadi pemimpin bangsa.Mengatakan kebenaran walaupun sepahit apapun jua,mengaku salah jika benar telah berbuat keliru dan hilaf.Tetapi yang terjadi kebenaran yang merupakan sebuah kenyataan dihadapannya dikatakan sebagai sebuah kepalsuan ,kebohongan bahkan sebuah kecurangan. Memang sangat sulit untuk menerima sebuah kenyataan yang terjadi.Ketika kenyataan itu menguntungkan dirinya sendiri maka sanjungan pujian akan terlontar dari ucapannya,tetapi jika kenyataan itu merugikan dirinya sendiri maka hasutan, fitnahan bahkan ujaran kebencian terdengar sangat keras dari teriakan-teriakanya.
Bangsa yang beradab harus adil menyikapi semua kenyataan yang terjadi , menang dan kalah adalah sesuatu yang lumrah terjadi pada suatu kompetisi.Mengakui sebuah kekalahan adalah sifat seorang kesatria yang berjiwa besar,kemenangan tidak membuat seseorang sombong, takabur dan bangga.
Sebuah aturan di dalam permainan sudah disepakati bersama dan harus ditaati bersama-sama,hakim gari sudah ditentukan,wasitpun sudah ditentukan dengan musyawarah yang menghasilkan mufakat bersama.Hasil mufakat tersebut dijadikan aturan main di dalam kompetisi.Bila wasit dan hakim garis berbuat curang harus diberikan sanksi berdasarkan bukti-bukti kecurangan yang signifikan.Jika kecurangan tersebut tidak terbukti dan tidak dapat dibuktikan secara riil dan terbuka maka hasil yang didapatkan merupakan hasil syah dan kribelitasnya dapat dipercaya dan dipertanggujawabkan.
Berbicara tentang kecurangan maka kecurangan tersebut harus memiliki bukti autentik dengan data-data valid yang jelas, bukan hanya sekedar menuduh dan mempropokasi dengan teriakan lantang ,tetapi bukti tidak dapat ditunjukannya.Validas dari data-data harus dikaji dengan benar agar tidak menjadi hanya sekedar penggiringa opini semata.
Kemenangan dan kekalahan itu jelas dari proses yang transparan dan terbuka dengan menampilkan data-data yang benar dan akurat.Keterbukaan akan memberikan keadilan karena setiap kekeliruan dan kesalahan dapat dipantau dan dilihat bersama untuk dapat dikoreksi dan diperbaiki bersama.Memperlihatkan proses dan tahapan ke publik secara terbuka akan meredam keambiguan atau ketidak pastian persepsi yang timbul.
Ketika tahapan itu sudah berhasil dilalsanakan secara transpran dan terbuka, maka tidak alasan untuk menolak hasil yang didapakan.Seorang kesatria harus berani menerima hasil yang didapatkan ,kemenangan dan kekalahan sudah pasti terjadi,yang menang tidak merendahkan yang kalah dan yang kalah harus menerima kekalahan dengan lapang dada.
Salam Persatuan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar